Gunung Ciremai
Gunung Ciremai atau Gunung Cereme adalah gunung tertinggi di Jawa Barat. Lokasinya berbatasan dengan tiga kabupaten yaitu Kuningan, Majalengka, dan Cirebon. Kawasan gunung ini merupakan salah satu area taman nasional yang sudah mendapat pengakuan secara resmi. Sebagai taman nasional, kekayaan alam di dalamnya sangat terlindungi.
Meski begitu, Gunung Ciremai tetap terbuka sebagai tujuan wisata alam dan selalu populer di kalangan pecinta hiking. Medan pendakiannya penuh tantangan sekaligus pemandangan. Wisatawan bisa menikmati keasrian alam di setiap sudutnya.
Gunung Ciremai merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat. Setidaknya memiliki ketinggiannya mencapai 3.078 mdpl. Lokasinya sendiri berada dalam tiga kabupaten sekaligus. Ketiga kabupaten tersebut yaitu Kuningan, Majalengka, dan Cirebon.
Kawasan Gunung Ciremai sudah mendapat penetapan sebagai kawasan lindung jauh sebelum masa kemerdekaan. Hal ini menyebabkan kekayaan alamnya yang luar biasa terjaga. Flora dan faunanya yang beragam juga akhirnya menjadi tujuan banyak wisatawan. Pengunjung yang ingin merasakan berkemah hingga mendaki bisa datang kemari.
Hingga saat ini ada empat jalur pendakian resmi yang terbuka untuk umum. Jalur tersebut yaitu Jalur Linggarjati, Linggasana, Palutungan, dan Apuy. Jika ingin menantang diri sendiri, Jalur Linggarjati bisa jadi pilihan. Sementara Jalur Apuy menyediakan rute tercepat untuk sampai ke puncak Ciremai, Puncak Majakuning.
Jalur Linggarjati
Selanjutnya untuk sampai ke puncak melalui rute ini memakan waktu kurang-lebih 10-13 jam. Dengan 10 pos yang harus dilalui, ini merupakan jalur terpanjang di Ciremai. Bagi yang ingin berhemat tenaga dan waktu bisa menggunakan ojek dari basecamp hingga pos 1. Sedangkan basecamp-nya sendiri memiliki sarana yang lengkap dan nyaman untuk mempersiapkan pendakian.
Selama pendakian melewati jalur Linggarjati jalan setapak berbatu melintasi hutan pinus merupakan medan utama. Dengan kondisi tanah yang padat berkontur semakin menanjak. Sesekali akar pepohonan yang menjulur akan sedikit menghambat perjalanan. Namun, perjalanan ini terasa teduh karena pepohonan yang selalu menaungi.
Menjelang puncak, umumnya jalan akan semakin curam. Karena itu siapkan kekuatan kaki untuk menaiki jalur dengan kemiringan hampir 90 derajat. Meski tersedia tali webbing, pendaki tetap perlu berhati-hati di sini. Inilah kenapa Jalur Linggarjati cocok bagi pendaki yang sudah berpengalaman dengan fisik yang kuat.
Jalur Linggasana
Perjalanan ke puncak dari basecamp membutuhkan waktu sekitar 7 hingga 8 jam. Total 9 pos yang harus dilewati pendaki selama perjalanan. Medannya penuh tanjakan meski tidak seekstrim Linggarjati. Ciri khas jalur ini adalah adanya dua pohon kiara yang menyerupai pintu gerbang (Kiara Lawang).
Jalur Palutungan

Opsi jalur selanjutnya yaitu Palutungan. Jalur ini dimulai dari Dusun Palutungan, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan. Selama di jalur ini pendaki bisa menikmati kawasan Gunung Ciremai dari bagian tenggara.
Jalur Palutungan juga tidak lepas dari keberadaan medan tanjakan. Namun, tanjakan di sini tidak terlalu terjal. Dari basecamp ke puncak berjarak sekitar 9,8 km. Dengan 8 pos yang harus dilalui, total waktu pendakian sekitar 10 hingga 11 jam.
Setelah melalui perkampungan, pendaki akan tiba di pos 1. Perjalanan ke pos 2 masih nyaman dan teduh. Pendaki bahkan masih bisa menemukan warung-warung di pos 2. Terdapat beberapa sumber air di sepanjang rute ini.
Selanjutnya, medan jalan akan semakin menanjak meski sesekali landai. Pos 4 menawarkan sedikit suasana misterius karena larangan ‘berbicara sembarangan’. Kemudian di pos 5, terdapat Tanjakan Asoy dengan kemiringannya yang akan menguras tenaga. Menjelang puncak, jalan menjadi berbatu dan berpasir sehingga lebih rawan terpeleset.
Jalur Apuy

Selain ke 3 jalur tadi ada juga rute resmi yang berada di area barat Gunung Ciremai yaitu Jalur Apuy. Jalur ini konon merupakan rute termudah untuk mencapai puncak. Basecamp-nya berada di Desa Argamukti, Majalengka. Sama seperti jalur lainnya, Apuy minim sumber air.
Butuh 6 hingga 8 jam untuk mencapai puncak Gunung Ciremai dari sini. Karena waktu yang lebih singkat, medannya pun cenderung bermedan tanjakan panjang. Pendaki bahkan harus menggunakan tali webbing saat menuju pos 2. Pastikan badan memiliki fisik yang cukup selama melewati jalur ini, ya.
Lokasi dan Akses ke Gunung Ciremai
Terdapat 3 akses pendakian Gunung Ciremai yaitu dari Kabupaten Kuningan, Majalengka, atau Cirebon. Untuk sampai ke sini wisatawan bisa menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum.
Untuk menuju basecamp di Kuningan, gunakan bus hingga Terminal Cilimus. Selanjutnya dari terminal perjalanan diteruskan dengan angkot atau ojek.
Selain dari Kuningan bisa juga melalui Cirebon dengan kereta. Turunlah di Stasiun Prujakan, kemudian lanjutkan dengan menyewa angkot hingga basecamp.
Untuk info lebih lanjut, kunjungi Kantor Balai TNG Ciremai di Jalan Raya Kuningan-Cirebon KM 9 No. 1 Manislor, Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Komentar
Posting Komentar